Jangan Pernah Anda Berkata Tidak Bisa, Kalau Anda Belum Pernah Mencobanya

Thursday, September 29, 2011

Trik Menggabungkan Dua Buah Gambar Menjadi Satu

Untuk mengabungkan dua gambar yang berbeda menggunakan photoshop yang perlu di lakukan adalah memilih objek yang akan kita dimasukan foto agar gambar terlihat menarik. Karena agar terlihat bagus objek yang akan di masukkan harus sesuai dengan foto.Pertama jalankan program photoshop kalian kemudian pilih objek material yang akan kalian pasangkan foto.
1. Jalankan progaram photoshop ,kemudian buka file foto yang akan kalian edit dengan klik file - open.


2. Kemudian copy layer background dengan menekan tombol ctrl + j dan beri nama layer blur.

3. Kemudian klik pada layer blur, lalu pilih filter - blur - gaussian blur
4. Pada pengaturan gaussian blur masukan nilai pada Radius 5 pixel.

5. Selanjutnya anda buka file foto kalian yang akan  digabungkan, kemudian drag kedalam file gambar sebelumnya. "usahakan file foto kalian sudah anda seleksi sebelumnya, jadi foto telah siap di gabungkan saja"

6. Setelah itu lakukan masking pada foto agar terlihat lebih bersih.

terlihat bahwa saya melakukan masking pada daerah rambut, karena derah tersebut masih terlihat kasar.

7. Kemudian gandakan kembali layer foto kalian dengan menekan tombol ctrl + j untuk diberi efek blur juga.

8. Kali ini kita menggunakan surface blur, klik filter - Blur - surface blur
 
9. Masukan nilai radius : 8 pixel ; threshold : 60 pixel.

10. Kemudian lakukan lagi masking pada daerah wajah, sehingga wajah dari foto tidak ikut di blur agar masih terlihat jelas.
11.Kembali pada layer blur, beri warna pada layer blur agar terlihat menyatu dengan foto. Saya menggunakan Hue/Saturation.
12. Masukan nilai pada saturation : +50.
      Hasil akhirnya akan terlihat seperti ini :


Selamat mencoba trik ini ...
Read More

Edit Photo Membuat Effect Taped ( Solasi Agar Lebih Bening)

Sebelumnya anda siapkan dulu foto yang mau diberi Effect.

Buka dokumen baru :

edit foto 1

Warnai dengan warna Biru Brondong ( muda-red ) atau terserah anda .. yang penting muda..

edit foto 2

Buka File Photo yang mau diedit. .. lalu drag Ke dalam dokumen baru. sesuaikan ukurannya...

edit foto 3

Putar sedikit dengan menggunakan move tool. jangan lupa Show Transform tool atau show bounching box nya dicentang biar keliatan Kotak Edit nya.

edit foto 4

Supaya keliatan beneran, berikan bayangan.. klik kanan layer > Blending Options

Atur Drop Shadow nya

edit foto 5

Buat Layer baru..

Buat kotak dengan rectangle marquee tool, warnai dengan warna putih, dan kurangi opacity nya menjadi 50%

edit foto 6

Zoom Kotak tadi… buat efek compang camping di ujung kotak, dengan polygonal lasso tool lalu DELETE.. Buat efek sama pada sisi lain nya.

edit foto 7

Supaya keliatan kayak beneran (realistik), Klik kanan Layer 2 > Blending Options ( atau Klik 2 kali pada layer 2).. Setting seperti dibawah

edit foto 8

Kalo udah dikasih Stroke .. pindahkan kotak tadi ke pojok foto lalu putar ..

edit foto 9

Duplikat dengan menekan CTRL +J lalu pindahkan dan putar kotak solasi tadi ke tiap pojok foto.. hasil nya kayak gini :

hasil edit photo

Semoga Bermanfaat.. dan Selamat mencoba..
Read More

Wednesday, September 28, 2011

Mengedit Gambar Menggunakan Clone Stamp Tool PhotoShop


 Seringkali  pada sebuah foto kita temui obyek yang menggangu ,bisa jadi berupa kabel listrik, puntung rokok, atau malah teman kita sendiri. Hebatnya dunia olah digital adalah kemungkinan yang semakin luas untuk mengubah foto sesuai keinginan kita.Disini kita akan berkenalan dengan tools yang ajaib dari photoshop, Clone Stamp Tool namanya. Yang hebat dari clone stamp tool ini kita bisa mengambil sampel bagian foto untuk kita gukanan di tempat lain. Agak susah menerangkannya dalam kata-kata, mari kita lihat saja contoh penggunaannya.

 
Pertama kita buka file, dan duplicate background layer (ctrl + J). Saya suka men-duplicate  layer  agar nantinya saya bisa membandingkan hasil editing dengan foto awalnya. Oke, setelah duplicate pastikan kita bekerja di layer hasil duplikasinya.

 
Aktifkan Clone Stamp Tool (shortcut dengan Tombol S).

  
Pada prinsipnya Clone Stamp Tool akan bekerja seperti brush, sehingga kita dapat menyesuaikan ukuran brush yang dibutuhka. Prinsip kerja clone stamp tool adalah menyamarkan sebuah area menggunakan sampel dari area lain

 
Sebagai contoh, langkah pertama saya akan mencoba menghilangkan tali penambat kapal. Saya gunakan ukuran brush sesuai besar penampang tali saja.
Untuk menggunakan clone stamp kita harus terlebih dulu mengambil sampel area. Caranya : arahkan kursor/pointer mouse di area yang akan kita tumpukkan tali kapal, dalam hal ini sampelnya adalah air laut. Tekan tombol Alt dan klik mouse untuk mengambil sampel (ALT-Click).
Setelah itu klik pointer di area tali. 
Seperti halnya brush biasa, kita juga bisa menggunakan clone stamp dengan cara menyapukan brush clone stamp di sepanjang area yang ingin kita hilangkan.

 
Klik terus, sapukan terus clone stamp di bagian yang ingin dihilangkan


Sekarang kita akan menghilangkan kapal yang menempel di badan model. Untuk memisahkan obyek seperti ini kita butuh bantuan selection tools. Gunanya supaya batas obyek utama tidak hilang ketika kita menyapukan clone stamp tool.
Aktifkan Magnetic lasso tool (key L).


Fungsi utama Magnetic lasso digunakan untuk melakukan seleksi. Cara menggunakannya : press and hold Alt key, lalu klik kursor mouse mengikuti bagian yang ingin diseleksi. Akan muncul garis  putus-putus seperti barisan semut di sepanjang area yang kita seleksi.

  
Setelah itu kita gunakan lagi clone stamp didaerah yang telah kita seleksi. Terlihat hasilnya ?


Selamat mencoba trik ini.
Read More

Bermain Lighting Effect



Bermain lighting effect di photoshop bisa membuat kita banyak ide untuk design.. hebatnya lagi lighting effect bisa membuat seperti ukiran batu.. tinggal setting di Lighting effect nya aja.. nanti coba-coba sendiri ya.. saya cuman kasih pendahuluan nya aja.. alias dasar nya.. oia.. jangan lupa Stop Dreaming Start Action supaya cepet mahir dan bisa cepet-cepet bikin tutorial buat orang lain yang sedang dreaming karena gak ada tutorial buat action :)

Langsung action aja deh ..

Buka foto yang mau diedit..

stop-dreaming-start-action1

Buka Channel Palette .. Klik Di red Channel lalu tekan CTRL + KLIK sehingga terbentuk seleksi dengan sendirinya.

stop-dreaming-start-action2

Buat Channel Baru dengan klik Creat New Channel .. Nanti terbentuk Channel Alpha 1 .. (diganti juga boleh kok).. Sekarang channel yang aktif hanya Channel Alpha 1 .

stop-dreaming-start-action3

Klik Select > INVERSE .. Warnai dengan warna Putih dengan Klik Edit > Fill > WHITE

stop-dreaming-start-action4

hasilnya :

stop-dreaming-start-action5

GIni doang?? ya… enggak lah sodara-sodara.. hehehe.. lanjut..

Sekarang kembali ke Layer Palette.

Buat layer baru, lalu warnai dengan Radial gradient.. saya pake gradient warna Hitam ke putih.

stop-dreaming-start-action6

Kalo udah selese.. Kita ke inti nya yaitu Filter Lighting Effect.

Klik Filter > Render > lighting Effects

Setting seperti gambar dibawah ya..

stop-dreaming-start-action7

Kalo Bener settingannya Hasilnya jadi gini :

stop-dreaming-start-action8

Berkreasi dikit dengan diberi warna… Image > Adjustment > Hue/Saturations Colorize nya centang yaa..

hasilnya :

stop-dreaming-start-action9
Read More

Tuesday, September 27, 2011

MENGENAL ADOBE PHOTOSHOP

 

Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3 , versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4 dan versi yang terakhir (keduabelas) adalah Adobe Photoshop CS5.
Photoshop tersedia untuk Microsoft Windows, Mac OS X, dan Mac OS; versi 9 ke atas juga dapat digunakan oleh sistem operasi lain seperti Linux dengan bantuan perangkat lunak tertentu seperti CrossOver.


MENGENAL DAN MEMAHAMI AREA KERJA PHOTOSHOP

Jalankan Adobe Photoshop kemudian pilih menu File -> Open. Kemudian pilih buka gambar apa saja. Sebagai contoh di buka gambar zhaow.jpg. (lihat gambar 1.1).

 

Seringkali letak tool-tool (palette) Adobe Photoshop sudah berubah dimodifikasi oleh pengguna sebelumnya. Untuk mengembalikan letak palette ini gunakan menu Windows -> Workspace -> Reset Palette Location.
Area kerja Adobe Photoshop dapat dilihat pada gambar 1.1, yaitu:
A : Menu Bar, berisi perintah utama untuk membuka file, save, mengubah ukuran gambar, filter dan lain-lain.
B : Option, berisi pilihan dari tool yang Anda pilih. Misalnya dipilih kuas/brush, maka ukuran/diameter brush ada di sini.
C : Gambar, menampilkan gambar yang sedang dibuat atau diedit.
D : Pallete Well, cara cepat untuk mengakses palet brushes, tool resets dan Layer Comps. Juga dapat digunakan untuk meletakkan palet yang sering digunakan.
E : Toolbox, berisi tool untuk menyeleksi dan memodifikasi gambar.
F : Palette, berisi jendela-jendela kecil yang di dalamnya terdapat perintah dan pilihan untuk dokumen/gambar yang sedang dikerjakan.
Keterangan dan Praktek:
Membuka dokumen dan membuat duplikat dokumen
Untuk membuka gambar gunakan menu File -> Open, sedangkan untuk membuat duplikat gambar gunakan menu Image -> Duplicate.
Mengubah ukuran gambar dan kanvas
Jika ukuran gambar diubah, maka gambar akan membesar atau mengecil, lakukan dengan menu Image -> Image Size. Jika ukuran kanvas diubah, maka ukuran gambar tetap, akan ada kertas putih di sekeliling gambar, lakukan dengan menu Image -> Canvas Size.
Mencoba ToolBox
Cobalah tool-tool pada ToolBox, satu persatu akan dibahas pada bab berikutnya. Coba klik kanan pada tool yang memiliki segitiga di bagian kanan bawah untuk memilih tool yang tersembunyi.
Mencerminkan dan Memutar Gambar
Cobalah menu Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Vertikal, Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Horisontal. Untuk memutar gambar, pilih menu Image -> Rotate Canvas -> pilih sudut yang dikehendaki.
Undo
Undo digunakan untuk membatalkan perintah terakhir, tekan Alt+Ctrl+Z, atau gunakan pallete history.
Memindahkan gambar ke dokumen lain
Untuk memindahkan gambar gunakan Move Tool.
Save for web
Gunakan menu File -> Save for Web untuk menghasilkan gambar dengan ukuran kecil yang biasa digunakan pada web site.


SELECTION AND TOOL

Menyeleksi Gambar pada Phtoshop
Menyeleksi berarti memilih bagian tertentu dari gambar. Dengan seleksi kita dapat mengcopy, mengubah, menggeser, atau menambahkan efek kepada bagian yang terseleksi tanpa mempengaruhi bagian lain.
Ada tiga cara menyeleksi yaitu:
1. Marquee Tool, yaitu menyeleksi dalam bentuk kotak, elips, row, dan kolom
2. Lasso Tool, untuk menyeleksi dalam bentuk bebas, poligonal atau kekontrasan gambar (Magnetic Lasso Tool).
3. Magic Wand Tool, untuk menyeleksi berdasarkan persamaan warna.

Tipe seleksi ada dua (dapat dipilih pada Option Bar), yaitu:
1. Normal, memiliki pinggiran yang tajam.
2. Feather, memiliki pinggiran yang halus atau kabur.

Tool-tool Photoshop
Banyak sekali tool-tool yang terdapat pada photoshop dan setiap tool mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Untuk mengetahui apa saja tool-tool yang ada pada photoshop, silakan perhatikan gambar di bawah.


 
Keterangan:
Rectangular Marquee Tool
Gunakan rectangular marquee tool untuk memotong gambar dalam bentuk kotak. Gunakan menu Select -> Transform Selection untuk mengubah seleksi dan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman pinggiran potongan.

Elliptical Marquee Tool
Digunakan untuk membuat seleksi elips atau lingkaran. Anda dapat menggunakan Select -> Transform Selection (atau klik kanan) untuk mengubah bidang yang mau diseleksi. Gunakan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman tepi gambar. Gunakan Select -> Inverse untuk membalik seleksi.

Lasso Tool
Seleksi ini digunakan untuk menyeleksi bentuk bebas dengan mouse.

Polygonal Lasso Tool
Polygonal Lasso Tool digunakan untuk menyeleksi gambar yang memiliki tepi garis lurus, misalnya piramida pada gambar 2.5. Jika tombol Alt ditekan maka Polygonal Lasso Tool akan berfungsi seperti Lasso Tool biasa. Contoh gambar hasil seleksi piramida diperkecil dan diletakkan pada sudut kanan bawah.

Magnetic Lasso Tool
Magnetic Lasso Tool penggunaanya cukup mudah, karena dengan tool ini seleksi gambar akan secara otomatis membuat garis seleksi pada gambar yang berwarna kontras.

Magic Wand Tool
Magic wand tool akan menyeleksi gambar yang memiliki warna sama.

Crop Tool
Crop tool digunakan untuk menghilangkan bagian yang tidak diseleksi. Contoh penggunaanya di sini digunakan untuk memperbaiki hasil scan yang miring.

Healing Brush Tool
Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki gambar pada bagian tertentu. Aktifkan tool ini, kemudian tekan Alt + Klik pada objek pada bagian yang tidak berkeriput, kemudian klik pada bagian yang keriputnya ingin dihilangkan.

Spot Healing Brush Tool
Spot Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki kerusakan gambar. Di sini Anda tidak perlu menentukan area yang akan digunakan sebagai patokan, karena akan secara otomatis terpilih dari area di sekitarnya. Misalnya digunakan untuk menghilangkan keretakan pada patung seperti pada gambar 2.10.

Tool ini merupakan tool baru pada Adobe Photoshop CS2 yang tidak ada pada versi sebelumnya.

Patch Tool
Patch Tool digunakan untuk memperbaiki gambar. Tool ini dibuat dengan cara membuat selection dengan mouse atau dengan menahan tombol ALT untuk menghasilkan bentuk poligonal. Selanjutnya drag ke daerah yang akan dijadikan patokan perbaikan.

Red Eye Tool
Red Eye Tool digunakan untuk memperbaiki warna merah pada mata.

Clone Stamp Tool
Clone Stamp Tool digunakan untuk membuat duplikat area pada gambar, atau yang disebut cloning. Tekan ALT pada objek yang akan dikloning, kemudian gunakan mouse pada area tempat objek baru mau diletakkan.

Background Eraser Tool
Tool ini digunakan untuk menghapus background yang memiliki kemiripan warna. Misalnya digunakan untuk menghapus background langit pada gambar kupu-kupu.

Magic Eraser Tool
Seperti Background Eraser Tool, tool ini akan menghapus area dengan warna sama, namun efeknya adalah ke seluruh gambar, bukan hanya area yang diklik.

Color Replacement Tool
Color Replacement Tool akan mengubah warna gambar tanpa mengubah bentuk dari gambar tersebut. Tool ini akan secara otomatis hanya mengubah area dengan warna sama menjadi warna lain yang dikehendaki.

Blur, Sharpen, dan Smugde Tool
Blur Tool digunakan untuk mengaburkan area. Misalnya digunakan untuk menghilangkan bintik-bintik pada wajah. Sharpen Tool merupakan kebalikan dari Blur Tool. Dengan Sharpen Tool, gambar akan menjadi lebih tajam. Smugde Tool digunakan untuk mengubah bentuk gambar dengan cara drag mouse.

Dogde, Burn, dan Sponge Tool
Dogde Tool digunakan untuk membuat area menjadi lebih terang. Burn Tool digunakan untuk mempergelap area. Spong Tool digunakan untuk mencerahkan (saturate) atau mengurangi warna (desaturate).



PERMAINAN WARNA PADA PHOTOSHOP  

Warna apapun dapat dinyatakan dalam tiga warna dasar (RGB) yaitu merah, hijau, dan biru. Cara menyatakan warna yang lain adalah dengan mode HSL yaitu Hue, Saturation, dan Lightness. Mode lain adalah CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black).

Pada bab ini akan dibahas mengenai permainan warna, mulai dari mengatur latar belakang gambar, membuat gradient, mengatur brightness & contrast, dan masih banyak lagi tool-tool yang menarik. Pada subbab selanjutnya Anda dapat langsung praktek dengan didampingi instruktur.

Paint Bucket Tool
Paint Bucket Tool digunakan untuk mengganti background yang memiliki warna sama atau mirip. Background dapat diganti dengan pattern.

Gradient Tool
Gradient tool digunakan untuk menghasilkan warna gradasi. Jangan lupa lakukan seleksi terlebih dahulu bagian mana yang akan diisi warna gradasi. Jika tidak, maka seluruh kanvas terisi dengan gradasi.

Brush Tool
Brush Tool digunakan sebagai kuas dalam mengambar dengan mouse. Atur besar kecilnya brush, hardness, opacity, dan flow. Bush Tool dapat juga bekerja pada mode Air Brush.

Brightness/Contrast
Brightness digunakan untuk mengatur kecerahan gambar. Contrast digunakan untuk mengatur ketajaman gambar. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Brightness/Contrast.

Level
Level berfungsi mirip dengan Brightness/Contrast namun lebih fleksible karena warna dapat diatur warna gelap, warna menengah, dan warna terang. Level dapat bekerja pada selection atau seluruh kanvas. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Level.

Curves
Curves bekerja seperti level, namun Anda mengatur warna RGB dalam bentuk curva. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Curves. Curva dapat diatur otomatis, mode RGB atau diatur sendiri-sendiri untuk tiap-tiap warna.

Color Balance
Melalui menu Image -> Adjustment -> Color Balance kita dapat mengatur keseimbangan warna.

Photo Filter
Photo filter digunakan untuk memberikan filter pada gambar. Mirip seperti filter yang diletakkan di depan lensa kamera. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Photofilter.

Replace Color
Replace Color digunakan untuk mengganti warna tertentu dalam gambar, sedangkan warna yang lain tidak ikut berubah. Misalnya untuk mengganti warna apel dengan tanpa mengubah warna background. Gunakan menu Image -> Adjusments -> Replace Color.

Hue/Saturation
Hue/Saturation digunakan untuk mengganti warna pada keseluruhan gambar/seleksi. Hue adalah warna, sedangkan Saturation adalah tebal/tipisnya warna. Gunakan tool ini melalui Image -> Adjustment -> Hue/Saturation. Perubahan warna dapat diatur pada chanel master, atau tiap-tiap warna.

Match Color
Match Color akan menyamakan warna gambar source kepada gambar yang akan diubah. Misalnya di sini akan diubah gambar danau3.jpg, menjadi suasana matahati terbit seperti gambar acuan. Gunakan tool ini melalui menu Image -> Adjustment -> Match Color.




TEKS DAN VECTOR PHOTOSHOP 

Horisontal Type Tool
Horisontal Type Tool digunakan untuk membuat teks secar horisontal. Hasil teks dapat dipindahkan dengan Move Tool.

Horisontal Type Mask Tool
Horisontal Type Mask Tool digunakan untuk menyeleksi dalam bentuk teks.

Pen Tool
Peen Tool digunakan untuk membuat garis lurus dan garis lengkung dalam bentuk vektor. Klik sekali untuk membuat anchor point, kemudian jika kurva telah terbentuk, drag anchor point untuk membuat direction point. Path yang dibuat oleh Pen Tool dapat diubah menjadi selection.

Rectangle, Ellipse, Poligon, dan Custom Shape Tool
Tool ini berguna untuk menghasilkan bentuk kotak (rectangle), ellips, poligon, dan berbagai macam bentuk lain yang telah disediakan oleh Adobne Photoshop. Bentuk-bentuk tersebut misalnya hati, lampu, not balok, dan lain sebagainya.





LAYER, MASK, AND STYLE

Layer adalah lapisan tembus pandang. Bagian yang tidak bergambar pada sebuah layer bersifat transparan. Layer dapat ditumpuk dan diatur susunannya. Dengan menggunakan layer, efek-efek akan berlaku dalam layer tertentu saja, tanpa mengganggu layer yang lain.

Quick Mask Mode
Quick Mask Mode digunakan untuk menyeleksi dengan menggunakan Brush Tool. Aktifkan tool ini dengan menekan tombol Q pada keyboard atau memilih tool Quick Mask Mode.

 
Pada contoh ini, gambar beruang di seleksi dengan menggunakan Brush Tool pada mode quick mask. Setelah gambar beruang terseleksi, kembalikan ke mode normal untuk menghasilkan seleksi gambar beruang.

Layer Mask
Layer Mask digunakan untuk menyembunyikan bagian tertentu pada layer. Gunakan warna hitam untuk menyembunyikan gambar dan warna putih untuk menampilkan gambar.


Read More